Postingan

Rekapitulasi Ditarget Tiga Hari Selesai

REKAP SUARA : Sejumlah petugas PPK tengah menyiapkan Rapat pleno terbuka untuk rekapitulasi suarat suara di gudang logistik Kecamatan Kaliwates sabtu kemarin, (20/4/19). KALIWATES - Panitia pemilihan kecamatan (PPK) Kaliwates gelar rapat pleno terbuka rekapitulasi surat suara di  TPS seluruh kecamatan. Langkah itu dilakukan setelah PPK menerima keseluruhan hasil C1 dari masing-masing kelurahan yang ada di Kaliwates. Sejumlah pengawas dan saksi dari masing-masing partai juga dilibatkan dalam rapat yang bagi menjadi tiga panel tersebut. Diantaranya panel A untuk kelurahan Tegalbesar dan Sempusari, panel B untuk Kelurahan Kaliwates, Mangli dan Kebon Agung. Sedangkan panel C, untuk Jember Kidul dan Kepatihan. Ketua PPK Kaliwates, Sholihul Amin mengatakan, pada proses pengumpulan form C1, sejumlah TPS memang sempat mengalami kendala. Kendala itu menurutnya terletak pada pada persoalan kelengkapan C1. “Rekapitulasi di KPPS itu susah. Sehingga harus valid sebelum dikirim ke PP...

Polres Jamin Keamanan PPK dalam Proses Rekapitulasi

Gambar
SIAPKAN PENGAWALAN : Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, saat menyiapkan personilnya dalam pengamanan rekapitulasi di Kaliwates Sabtu kemarin, (20/4)   Turunkan personil yang terampil dalam menggunakan senjata api KALIWATES, 20/4/19 – Proses rekapitulasi surat suara di sejumlah kecamatan mulai semarak digelar mulai kemarin (20/4). Hal itu tengah menjadi fokus perhatian pihak kepolisian dan TNI untuk melakukan pengamanan dan menjamin proses rekapitulasi berjalan lancar. Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, dari 31 PPK yang ada di Jember, ada sekitar 16 PPK yang menggelar rekapitulasi kemarin. “S ejak kemarin surat suara berpindah ke PPK, kami pertebal keamanan ke PPK,” tuturnya. Langkah pengamanan itu menurutnya dengan menurunkan sekitar 20 sampai 30 personil. Jumlah itu menurutnya ditambah dengan personil TNI yang berjumlah sekitar lima sampai sepuluh personil. Para personil itu dilengkapi dengan senjata api. “Tujuannya untuk mengantisipasi adanya pihak-...

Dedikasi Dokter Bangun Kesadaran Hidup Sehat Masyarakat Di Desa Terpencil

Gambar
INSPIRATIF : drg Ade Kusmaningsih, berharap bisa terus ambil peran ditengah masyarakat untuk membangun kesadaran hidup sehat. Tenaga Medis Tidak Hanya Untuk Kota, Namun Juga Desa Kesehatan adalah soal keberlangsungan hidup yang menjadi kebutuhan setiap orang. Dengan alasan tersebut, tak banyak pihak yang memiliki kesempatan menjadi tenaga medis. Namun ada dari mereka yang rela menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya mengabdikan diri menjadi tenaga medis untuk masyarakat. Hal itulah yang tengah dilakukan oleh drg Ade Kusmaningsih, seorang dokter gigi umum yang bertugas Puskesmas Desa Cumedak. Maulana, Ledokombo 20/4/19 Sosok seorang dokter memang cukup familiar, karena bisa diterima oleh setiap lapisan masyarakat. Hampir setiap anak-anak yang pernah duduk dibangku sekolah dasar, tentu pernah mencita-citakan profesi mulia itu. Dibalik kedudukannya itu, tidak semua dokter mendedikasikan dirinya terjun ke masyarakat yang tinggal dipelosok atau jauh dari perkotaan. ...

Suritauladan Menjadi Guru yang Minim Peminat

Gambar
INSPIRATIF : Giyanto, saat membimbing salah satu murid tunagraita di SLB Kaliwates. Masa Depan Siswa Tunagraita Adalah Harapan Satu-Satunya Profesi guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) memang jarang ditemukan. Selain karena sepi peminat, profesi itu dianggap kurang menjanjikan karir yang bagus. Namun hal itu tidak berlaku bagi Giyanto, seorang guru di SLB yang telah mengajar belasan tahun, dia sama tidak begitu mengharapkan untuk segera diangkat. Tapi ingin para siswa didikannya bisa kembali normal dan lebih diperhatikan oleh pemerintah terkait. Maulana, Kaliwates 20/4/19 Pak Giyanto, begitu sapaan akrabnya ketika sejumlah murid menyapanya. Guru 46 tahun asal Kabupaten Banyuwangi itu dianggap memiliki kepedulian yang mendalam kepada para siswanya. Guru yang mengajar di SMP-LB Kaliwates itu mengaku ketertarikannya mengajar di SLB terlahir dari rasa kepeduliaannya kepada anak-anak yang memiliki IQ dibawah rata-rata (Tunagraita). Menurutnya, keberadaan mereka sering kali di...

Hal-hal nyeselin di jalan

19/4/19 -  Setiap orang pasti mengalami hal aneh unik wal nyebelin ketika di jalan. Entah sedang berkendara, lagi nongkrong ama temen atau lainnya. Kejadian-kejadian itu tak jarang sampe membuat seseorang merasa jengkel bahkan sampe ngelus dada. Umunya mereka yang paling sering ngalamin kejadian seperti ini adalah, para pekerja, mahasiswa, dan yang paling sering menjadi pelakunya adalah mereka yang notabene kuarng memperhatikan rambu-rambu lalin. Seperti contohnya, pengendara yang kebut-kebutan atau orang yang menyebrang dengan tiba-tiba alias sembarangan. Kejadian di Lampu merah. Lampu lalu lintas berfungsi untuk mengatur lalu lalangnya kendaraan supaya gak tarbakan. Dan semua orang udah pasti paham, kalau tanda lampu merah itu untuk berhenti, kuning untuk hati-hati, dan hijau untuk jalan. Namun yang terkadang bikin ngelus dada adalah, lampu hijau baru menyala, sudah diklaksonin sama kendaraan yang dibelakang. Apalagi jika korbannya ada diposisi paling depan. Kalau or...

Rumah Jadi TPS Darurat

Gambar
PINDAH TEMPAT : Petugas KPPS adakan penghitungan surat suara di rumah warga Saat penghitungan Hujan lebat BALUNG, 18/4/19  - Cuaca yang kurang mendukung saat proses penghitungan surat suara, memaksa sejumlah petugas KPPS harus kerja ekstra. Pasalnya, hujan yang cukup deras membuat sejumlah TPS di Kecamatan Balung harus banting setir mencari tempat yang aman untuk dilanjutkan penghitungan. Hal itu terjadi karena sejumlah tenda TPS tidak mampu menahan terjangan hujan. Kejadian ini berlangsung sore kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Hujan deras disertai angin memang mengguyur sejumlah daerah di Jember. Termasuk di daerah Balung sehingga membuat sejumlah TPS pun kalang kabut. Untungnya, hujan terjadi saat penghitungan hasil pencoblosan, sehingga mereka pun langsung memindahkan sejumlah barang di TPS. Meskipun sempat memakan waktu cukup lama, langkah tersebut menjadi wajib dilakukan oleh KPPS untuk menjaga surat suara dari hujan. Dari sekian TPS itu, ada beberapa diantaran...

Tunjukkan Patriotisme, Pria 83 tahun Ikut Nyoblos

Gambar
PEMILIH LANSIA : Basar, 83, tengah dibantu warga saat turun menuju tempat pemungutan suara (TPS). BALUNG, 18/4/19 : Diusianya yang tidak lagi muda, Basar masih memiliki semangat yang besar dalam pemilu 2019. Hal itu dibuktikan dengan kedatangan dirinya ke TPS untuk menyalurkan hak demokrasinya. Meskipun berangkat harus dibantu dengan becak, Basar mengaku kedatangannya ke TPS didasari atas kemauannya sendiri tanpa ada dorongan ataupun paksaan dari pihak manapun. Bahkan saat memasuki TPS, dia bersih keras untuk mengurus pendaftaran dan nyoblos sendiri. "Saya ikut nyoblos biar jadi contoh yang muda-muda itu," tuturnya. Menurutnya, kedatangannya selain memberikan contoh untuk yang muda, dia juga menginginkan orang-orang seusianya bisa memiliki semangat seperti yang dia lakukan. "Meskipun suara saya hanya terhitung satu, setidaknya saya sudah berusaha untuk negara ini lebih baik," imbuh pria 83 tahun itu. Basar sendiri mendapat lokasi TPS nomor 26 di Dus...